Budaya kerja di industri khususnya bidang perhotelan, merupakan nilai-nilai yang dikembangkan dalam hospitality, menjadi dasar cara berpikir, berperilaku dan bertindak dalam pelayanan yang maksimal kepada apara tamu, yang dipedomani seluruh insan perhotelan. Budaya kerja ini diturunkan dari satu generasi level atas manajerial hingga pada generasi yang baru masuk ke dalam industri perhotelan. Budaya kerja dapat diberdayakan sebagai daya dorong yang efektif dalam mencapai tujuan sesuai dengan visi/misi hotel. Dalam dunia Hospitality, etos kerja atau semangat kerja harus bersumber dari dalam hati untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana organisasi yang melayani dengan tulus secara totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, total, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan tulus dan ikhlas.
Bidang kerja Hospitality saat ini berpacu pada pola kerja cerdas dan bernilai tinggi, sehingga visi dan misi insan perhotelan harus dapat meningkatkan kinerja dan memperbaiki etos kerja dan membangun Budaya Kerja untuk mencapai elemen-elemen ‘business-excellence’ sesuai dengan harapan.
Pelaksanaan pembekalan pra Praktik Kerja Lapangan hari Kamis Tanggal 24 Juni 2021 di SMK Negeri 6 Yogyakarta. Kegiatan ini dikhususkan bagi Kelas XII Perhotelan SMK Negeri 6 Yogyakarta bertema Etos kerja dan Budaya kerja di Industri, dimana Kelas XII sudah dipersiapkan untuk masuk ke dalam organisasi atau perusahaan Perhotelan dengan skala besar.
Narasumber dalam kegiatan ini yaitu Ibu Irene Indri Dewi Astuti, S.P., CHA yang merupakan General Manager Hotel @HOM Premiere Timoho, yang juga turut menggagas Program Kelas Industri Horison di SMK Negeri 6 Yogyakarta.
Mengingat pentingnya etos kerja dan budaya kerja di industri perhotelan, maka peserta didik kompetensi keahlian diberikan penguatan kompetensi sebagai tokoh sentral Sumber daya manusia perhotelan yang berpengetahuan dan berketrampilan tinggi, mampu mengelola budaya (culture) bidang perhotel seoptimal mungkin.
Tujuan dari kegiatan ini yaitu: Memahami peran budaya kerja dan etos kerja dalam meningkatkan kinerja hotel; Memiliki kepribadian dan karakter yang bekerja melalui budaya kerja organisasi dan etos kerja pribadi yang andal; Mencapai proses internalisasi nilai-nilai positif untuk memperkuat motivasi kerja dan kesadaran pribadi; Memiliki sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan baru yang dinamis; Menumbuhkan semangat kerja yang tinggi dari motivasi yang kuat dan konsisten; dan Memiliki budaya kerja yang terfokus untuk memperkuat fungsi organisasinya kelak saat bekerja.
Perkembangan dalam industri hospitality terus meningkat, bukan hanya dari segi fasilitas atau pun produk yang mereka tawarkan, namun juga peningkatan dapat dilihat dari jasa pelayanan dengan kultur kerja yang kental serta selalu mengalami pembaharuan, sehingga masing-masing hotel memberikan ciri khas layanan kepada para tamunya. Peningkatan dalam pemberian jasa pelayanan tersebut mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen hotel. Hal ini dapat terlihat dari, semakin ramahnya para karyawan hotel saat bertemu dengan tamunya. Hal ini dapat dilihat dari semakin bertambahnya jumlah perusahaan atau hotel baru yang dibuat, bukan hanya hotel-hotel berbintang 5, namun hotel-hotel dengan nama baru dan hotel budget atau bintang 3 juga jumlahnya terus meningkat. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta didik akan mengimplementasikannya dalam Praktik Kerja Lapangan selama 6 bulan di industri.
Pelayanan dan kenyamanan merupakan hal utama dalam Industri hospitality , hal ini menjadi rangkaian aktivitas yang nyata dengan menunjukkan interaksi antara konsumen dengan karyawan.
Penyelenggaraan usaha hotel harus didasari oleh konsep dan fungsi manajemen, yaitu Planning (perencanaan) yang mencakup visi, misi, tujuan strategi, kebijakan, prosedur dan aturan hotel. Organizing (organisasi) yang mencakup budaya organisasi, staffing, delegasi. Actuating (pengarahan) yang mencakup pengarahan, kepemimpinan, motivasi dan komunikasi, dan Controlling (pengendalian) yang mencakup sistem informasi manajemen hotel (Sainaghi & Baggio, 2014).